Ogan Ilir, 3 Juli 2025 — Menanggapi pemberitaan yang menyebut Kepala Puskesmas Tambang Rambang, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Lince Sripurwani, tidak masuk kerja selama hampir lima bulan dan adanya dugaan penurunan kualitas pelayanan puskesmas, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Puskesmas, dr. Irpan, angkat bicara.
Dalam keterangannya kepada media, dr. Irpan menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan cenderung menyesatkan. Ia menegaskan bahwa selama menjabat sebagai pelaksana harian karena cuti dari Kepala Puskesmas, dirinya tetap melihat bahwa kehadiran dan kinerja Lince Sripurwani masih dalam batas wajar sesuai tugas dan tanggung jawab sebagai pejabat struktural.
“Setahu saya, Ibu Kapus tetap hadir seperti biasanya. Memang saat ini beliau sedang cuti resmi. Tapi sebelumnya, beliau menjalankan tugas seperti biasa, hanya saja terkadang memang ada kegiatan di Dinas Kesehatan atau acara lain di Indralaya. Itu bisa dibuktikan dengan absensi dan dokumen pendukung lainnya,” ujar dr. Irpan, Kamis, 3 Juli 2025, saat mendampingi kegiatan sunat massal di Desa Kuang Dalam.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan di Puskesmas tetap berjalan normal dan tidak ada hambatan, meskipun Kapus sedang dalam masa cuti. Menurutnya, manajemen memang menjadi tanggung jawab kepala, namun operasional pelayanan tetap dikoordinasikan oleh tim kesehatan yang ada.
“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Kami sebagai tenaga kesehatan di lapangan bertugas langsung kepada masyarakat dan Alhamdulillah tidak ada gangguan. Program-program bulanan seperti BIAS dan imunisasi tetap dilaksanakan tanpa masalah,” ujarnya.
dr. Irpan juga menyampaikan harapannya kepada rekan-rekan media agar dalam pemberitaan ke depan dapat menerapkan prinsip konfirmasi sebelum publikasi. Menurutnya, hal tersebut penting agar tidak memicu opini negatif atau simpang siur yang merugikan pihak tertentu, khususnya institusi pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Saya berharap, bila ada informasi mengenai individu atau lembaga, baiknya dikonfirmasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan opini liar. Saya pastikan Ibu Kapus selama ini tetap melaksanakan tugas sesuai kapasitas, dan wajar bila ada kalanya beliau tidak hadir karena tugas di luar, seperti pelatihan, rapat koordinasi, dan kegiatan dinas lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Tambang Rambang, Aslinda, dalam pernyataan terpisah turut memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa tudingan mangkir kerja selama lima bulan adalah tidak berdasar dan dapat dibuktikan dari sistem absensi dan laporan kinerja harian.
“Lima bulan itu waktu yang lama. Kalau memang benar tidak hadir, tentu akan terdeteksi dari absensi online di sistem Ogan Ilir Semesta. Absensi kami terintegrasi, tidak bisa dimanipulasi, karena selain absen, harus juga dilampirkan LKH atau Laporan Kinerja Harian. Itu syarat utama pengisian daftar hadir,” jelas Aslinda kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan bentuk pembelaan, tetapi sebagai tanggung jawab moral institusi pelayanan publik untuk memberikan penjelasan jujur kepada masyarakat bahwa Puskesmas Tambang Rambang tetap menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati, terlepas dari siapa yang sedang menjabat.
“Ini bukan soal membela siapa pun, tapi kami ingin sampaikan bahwa kami tetap siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Selama ini pelayanan tetap berjalan, walaupun pimpinan sedang cuti,” pungkas Aslinda.
Pihak Puskesmas berharap masyarakat tetap mempercayai pelayanan yang ada dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak terverifikasi. Laporan ini disampaikan oleh tim PPWI sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik. (*)






























