Bongkarterkini.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmennya dalam mendukung kedaulatan nasional melalui partisipasi aktif aparatur sipil. Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., hadir langsung dalam upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Lapangan Karebosi, Makassar, pada Rabu, 13 Mei 2026, sebagai tonggak sejarah integrasi sipil-militer di wilayah tersebut.
Upacara penetapan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., M.S.P. Dalam amanatnya, Wamenhan menekankan bahwa pembentukan Komcad dari unsur ASN merupakan implementasi nyata dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Kehadiran jajaran petinggi negara di lokasi menunjukkan betapa strategisnya posisi ASN dalam memperkuat struktur pertahanan bangsa di era modern.
Sinergi lintas sektoral terlihat jelas dengan hadirnya tokoh-tokoh kunci, mulai dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Gubernur Sulawesi Selatan, hingga jajaran Forkopimda Sulsel. Turut serta mengawal jalannya acara, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, serta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini menandakan bahwa urusan pertahanan bukan hanya tanggung jawab militer semata, melainkan hasil kerja keras kolektif antara pemerintah pusat dan daerah.
Ratusan peserta ASN yang telah melewati masa pelatihan fisik dan mental yang intensif kini resmi menyandang status sebagai kekuatan pendukung TNI. Transformasi ini tidak hanya sekadar berganti seragam, namun merupakan bentuk kesiapan sumber daya manusia di Sulawesi Selatan dalam menghadapi tantangan global dan nasional yang kian kompleks. Para abdi negara ini kini memiliki tanggung jawab ganda: sebagai pelayan publik di kantor dan sebagai pelindung kedaulatan saat negara membutuhkan.
Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para ASN yang terlibat dalam program bela negara ini. Beliau menilai bahwa pengalaman disiplin militer yang diserap selama pelatihan akan memberikan dampak positif yang signifikan pada kinerja birokrasi. Menurutnya, ASN yang terlatih secara mental akan lebih tangguh dalam menjalankan tugas-tugas administratif maupun lapangan di wilayah Kabupaten Takalar.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh bagi penguatan kedaulatan bangsa. ASN bukan hanya pelayan publik, tetapi juga komponen penting dalam pertahanan negara. Kami berharap nilai-nilai kedisiplinan dan jiwa korsa yang didapat peserta Komcad dapat diimplementasikan dalam melayani masyarakat, khususnya di Kabupaten Takalar,” ujar Dr. Hengky Yasin di sela-sela acara.
Kemeriahan upacara ditutup dengan demonstrasi ketangkasan yang memukau dari ratusan personel Komcad ASN, mulai dari formasi baris-berbaris yang presisi hingga teknik dasar pertahanan. Suasana tertib dan khidmat yang menyelimuti Lapangan Karebosi mencerminkan babak baru kesiapan Sulawesi Selatan. Dengan penetapan ini, diharapkan lahir semangat baru dalam birokrasi yang lebih responsif, disiplin, dan senantiasa siap siaga menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Husaini)





























