Bongkarterkini.com Takalar, Diskominfo-SP – Bupati Takalar Mohammad firdaus Daeng Manye,MM., terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Takalar melalui transformasi digital. Langkah strategis ini diwujudkan lewat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Takalar yang menggandeng AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Bertempat di Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, pada Jumat (20/2/2026), digelar sosialisasi pemasaran UMKM berbasis Google. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi para pengusaha lokal untuk mulai melek teknologi. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna meningkatkan daya saing produk unggulan mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari agenda besar yang mencakup seluruh wilayah Kabupaten Takalar. Sebelumnya, rangkaian pelatihan serupa telah sukses dilaksanakan di beberapa desa lainnya. Hal ini membuktikan konsistensi pemerintah daerah dalam menjangkau akar rumput agar pertumbuhan ekonomi merata hingga ke pelosok desa.
Target utama dari pelatihan ini adalah agar para pelaku UMKM mampu mempromosikan produk mereka secara lebih luas dan profesional di kancah digital. Daeng Manye menekankan bahwa di era saat ini, kecepatan dan ketepatan promosi adalah kunci utama. Dengan bantuan teknologi, keterbatasan jarak dan akses pasar tradisional tidak lagi menjadi hambatan berarti bagi para pengusaha di Takalar.
“Melalui pemanfaatan AI, pelaku UMKM kini memiliki asisten digital untuk memposting produk dengan desain dan kemasan yang jauh lebih menarik. Visual yang estetik dan narasi yang tepat akan membantu mereka menjangkau pasar yang jauh lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Daeng Manye di hadapan para peserta.
Selain teori, sosialisasi ini juga membekali peserta dengan pemahaman praktis mengenai strategi pemasaran melalui platform Google. Materi yang diberikan mencakup optimalisasi mesin pencari (SEO), pembuatan konten promosi yang persuasif, hingga penggunaan fitur-fitur berbasis AI yang mempermudah proses branding serta manajemen penjualan produk secara mandiri dan efektif.
Melalui langkah proaktif ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimis bahwa UMKM lokal akan segera “naik kelas” dan lebih mandiri secara finansial. Harapannya, penguatan sektor digital ini tidak hanya meningkatkan pendapatan individu pelaku usaha, tetapi juga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. ( Husaini )






























