Bongkarterkini.com, Takalar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan melanjutkan agenda roadshow konsolidasi organisasi dengan menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng KNPI” di Aula Pertemuan Caffe Sherlock, Kabupaten Takalar, Selasa (07/04/2026) malam.
Kehadiran Ketua DPD I KNPI Sulsel, Fadel Taufan Anzar, yang didampingi jajaran pengurus berpakaian khas biru dongker, disambut hangat oleh Ketua DPD II KNPI Takalar, Israwati Daeng Rannu, beserta tokoh legislatif dan perwakilan pemerintah daerah.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat sinergi kepemudaan di tingkat provinsi dan kabupaten dalam suasana yang formal namun tetap santai.
Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora, Ibrahim, memberikan apresiasi tinggi terhadap kunjungan ini sembari memaparkan data statistik yang signifikan.
Merujuk pada UU No. 40 Tahun 2009, Ibrahim mengungkapkan bahwa Takalar memiliki aset luar biasa berupa 79.064 pemuda dalam rentang usia 16 hingga 30 tahun. Potensi besar tersebut dipandang sebagai modal utama pembangunan daerah yang memerlukan pengelolaan optimal agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Sebagai bentuk komitmen nyata, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, mulai dari pemberian bonus bagi 22 pemuda berprestasi hingga penyediaan Sekretariat Kepemudaan sebagai pusat kreativitas.
Selain itu, Disparpora Takalar dalam waktu dekat akan meluncurkan program English Club guna meningkatkan daya saing pemuda di kancah global.
Ibrahim menegaskan bahwa pihaknya sangat membuka diri untuk menyelaraskan (matching) program-program pemerintah dengan agenda kerja KNPI demi terciptanya kolaborasi yang lebih produktif.
Ketua KNPI Sulsel, Fadel Taufan Anzar, dalam arahannya menekankan bahwa roadshow ini yang sebelumnya telah menyambangi Bulukumba, Bantaeng, dan Jeneponto membawa misi utama untuk menjaga persatuan pemuda di Sulawesi Selatan. Fadel menilai meski potensi pemuda di Takalar sangat besar, pemanfaatannya saat ini dirasa belum maksimal. Ia berharap melalui kunjungan ini, KNPI dan pemerintah setempat dapat duduk bersama menciptakan terobosan yang mampu menjawab tantangan zaman bagi pemuda di Butta Panrannuangku.
Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas. Melalui momentum “Ngopi Bareng” ini, KNPI Sulsel kembali menggaungkan pesan bahwa pemuda tidak boleh terpecah belah. Langkah awal ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya program-program inovatif yang dapat membawa pemuda Takalar menuju masa depan yang lebih cerah dan mandiri secara ekonomi maupun gagasan. (Red)






























