instagram youtube
logo

Dinkes Takalar Pasang “Tameng” dan Kewaspadaan Diperketak

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 21:25 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkarterkini.com,Takalar sulsel – Meski saat ini belum masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB), Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar mulai mengambil langkah proaktif dengan memasang “tameng” guna menghadapi potensi ancaman penyebaran campak. Langkah antisipatif ini ditunjukkan melalui instruksi langsung Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr. Nilal Fauziah, kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperketat sistem pelaporan kasus. Upaya ini merupakan bagian dari penguatan surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) tahun 2026, yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Takalar menegaskan bahwa setiap temuan suspek, baik Acute Flaccid Paralysis (AFP) maupun PD3I lainnya, wajib dilaporkan dalam waktu 1×24 jam sesuai format yang telah ditentukan. Instruksi tegas ini ditujukan kepada seluruh jajaran direktur rumah sakit di Takalar, mulai dari RSUD H. Padjongan Dg Ngalle, RS Maryam Citra Medika, hingga RS Pratama Tipe D. Selain pelaporan cepat, pihak rumah sakit diminta mengaktifkan surveilans aktif dengan membentuk tim khusus PD3I yang melibatkan seluruh unit pelayanan untuk memastikan tidak ada kasus yang terlewatkan.

Tak hanya di level rumah sakit, penguatan pengawasan ini juga diperluas hingga ke seluruh puskesmas se-Kabupaten Takalar melalui sistem pelaporan berbasis aplikasi. Para kepala puskesmas diinstruksikan untuk meningkatkan deteksi dini menggunakan aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), baik melalui Early Warning System (EBS) harian maupun Indicator Based Surveillance (IBS) mingguan. Setiap kasus suspek yang ditemukan wajib diikuti dengan investigasi epidemiologi yang menyeluruh, termasuk pelacakan kontak erat dan pengambilan spesimen laboratorium guna memastikan diagnosis secara akurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi pencegahan, Pemerintah Kabupaten Takalar secara paralel mendorong percepatan imunisasi campak, terutama bagi anak-anak yang belum melengkapi status imunisasinya. Edukasi kepada masyarakat pun kembali digencarkan dengan mengimbau warga agar segera memeriksakan diri ke fasyankes jika mengalami gejala demam disertai ruam kemerahan. Masyarakat juga diminta untuk membatasi kontak fisik jika mengalami gejala tersebut guna memutus rantai penularan di lingkungan keluarga maupun sekitar.

Menutup keterangannya, dr. Nilal Fauziah kembali menegaskan bahwa serangkaian langkah ini murni bersifat pencegahan dan kewaspadaan dini. “Belum KLB, tapi kita tidak boleh lengah. Ini langkah pencegahan agar tidak berkembang menjadi ancaman yang lebih besar,” ujarnya pada Senin (20/4/2026). Dengan kombinasi penguatan surveilans, sistem pelaporan yang cepat, serta dukungan imunisasi yang masif, Kabupaten Takalar optimis dapat menekan potensi penyebaran penyakit dan menjaga stabilitas kesehatan masyarakat.(Hs)

Berita Terkait

Gerakan Moral “CADIKA” Menggema: Desak Penyelamatan Ruang Karakter Generasi Bangsa di Gowa
Cetak Sejarah Baru, Keisha Ratu Utami Jadi Wakil Paskibraka Nasional Pertama dari Jeneponto
Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa
Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar
Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”
Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar
Selamatkan Bumi Perkemahan Cadika Gowa: Seruan Lintas Generasi Pertahankan Warisan Pendidikan Karakter
Sinergi Pemkab dan Forkopimda Takalar Jamin Stabilitas Harga Pangan Menjelang Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:38 WIB

Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:23 WIB

Waspada Modus Penipuan KUR, BRI Tegaskan Pengajuan Tidak Ditawarkan Lewat Link Online

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:48 WIB

Darurat Sosial: KUA Pattallassang Gandeng Lintas Sektor Tekan Angka Perceraian dan Kriminalitas Anak di Takalar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:13 WIB

Syafri Havid, Empat Dekade Pengabdian Berbuah Amanah

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:15 WIB

Muh Syafri Havid terpilih Secara mufakat Untuk memimpin organisasi FKPPI Periode 2026 – 2031 di Kab Takalar.

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:29 WIB

Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Berita Terbaru