Bongkarterkini.com,Takalar sulsel – Suasana sakral nan meriah menyelimuti Madrasah Aliyah (MA) Mannongkoki pada Rabu (22/4/2026). Lantunan syair Angngaru yang tegas dan gemulainya tari Padduppa dari para siswa menyambut hangat kedatangan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fadilah Fahriana, yang hadir didampingi Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret pengawasan APBD untuk memastikan denyut nadi pendidikan di akar rumput tetap bertenaga.
Kehadiran dua tokoh penting ini diperkuat dengan jajaran pemangku kepentingan yang solid, mulai dari Ketua Yayasan Dra. Jannawati, Kepala MTs Elvasusanti, hingga Kepala MA Mannongkoki St. Sri Lastiah. Tak ketinggalan, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut mengawal, menciptakan potret kolaborasi lintas sektor yang harmonis. Kehadiran kolektif ini menegaskan bahwa pengembangan madrasah kini menjadi prioritas yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah di Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya yang penuh haru, Kepala MA Mannongkoki, St. Sri Lastiah, mengungkapkan kebanggaannya memimpin institusi dengan sekitar 200 siswa yang sarat prestasi. Ia memaparkan fakta unik bahwa sekolahnya merupakan satu-satunya madrasah penyelenggara ujian mandiri di Takalar. Lebih dari itu, “produk” Mannongkoki terbukti kompetitif, dengan catatan alumni yang menembus Fakultas Kedokteran serta deretan siswa yang lolos jalur bebas tes di berbagai perguruan tinggi ternama.
Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, memberikan testimoni positif terhadap kualitas pendidikan berbasis agama tersebut. Menurutnya, siswa madrasah memiliki keunggulan komparatif berupa keseimbangan antara kecerdasan akademik dan fondasi moral yang kokoh. Hengky berharap kehadiran Hj. Fadilah Fahriana selaku representasi legislatif yang membidangi pendidikan dapat menjadi jembatan bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan perbaikan infrastruktur sekolah di masa depan.
Senada dengan hal itu, Hj. Fadilah Fahriana menyatakan optimismenya bahwa MA Mannongkoki mampu menjadi standar baru bagi sekolah-sekolah lain di Takalar. Ia mengaku terkesan dengan dedikasi para guru yang tetap gigih mencerdaskan generasi bangsa di tengah dinamika tantangan zaman. Bagi Fadilah, fungsi pengawasan APBD yang ia jalankan bertujuan memastikan bahwa setiap rupiah negara memberikan dampak langsung bagi kemajuan intelektual anak-anak daerah.
Momentum kunjungan ini kian bermakna saat memasuki sesi dialog interaktif. Fadilah secara terbuka membuka ruang bagi para dewan guru untuk menyampaikan aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan. Tak sekadar menampung saran, legislator ini juga menyerahkan bantuan alat printer secara simbolis. Aksi nyata ini dipandang sebagai bentuk dukungan praktis guna menunjang kebutuhan administratif dan operasional sekolah yang kian digital.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat dan santai bersama para guru. Pertukaran ide yang terjadi menunjukkan adanya sinergi yang sehat antara pengambil kebijakan dan pelaksana pendidikan. Di bawah langit Mannongkoki hari itu, tersirat harapan besar bahwa koordinasi yang baik antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten akan membawa madrasah ini terbang lebih tinggi dalam mencetak generasi emas Takalar.( Hs )





























