instagram youtube
logo

SAPA: Harus Ada Regulasi Jelas agar Hasil Aceh Tak Sembarangan Dibawa Keluar

BONGKAR TERKINI

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:57 WIB

50210 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mengecam keras kebijakan Bulog Aceh yang mengirimkan 4.000 ton beras ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di tengah kondisi Aceh yang sedang mengalami kelangkaan beras dan lonjakan harga.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menilai langkah tersebut sangat merugikan masyarakat Aceh. Menurutnya, jika pasokan beras untuk Aceh cukup, harga akan kembali normal. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, harga beras di Aceh justru melambung tinggi dan memberatkan rakyat.

“Seharusnya Bulog Aceh memastikan kebutuhan masyarakat Aceh terpenuhi terlebih dahulu dan harga kembali stabil sebelum mengirim beras ke provinsi lain. Mengirim 4.000 ton beras di saat Aceh sedang kesulitan adalah tindakan yang mencederai kepentingan rakyat,” tegas Fauzan. Senin 11 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SAPA menilai Kepala Bulog Aceh seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di daerah, bukan justru mengambil langkah yang berpotensi memperparah keadaan.

SAPA juga mendesak Bulog Aceh segera menghentikan pengiriman beras ke luar daerah hingga pasokan di Aceh kembali aman dan harga stabil di tingkat masyarakat.

Fauzan juga menyoroti lemahnya peran Pemerintah Aceh dan DPRA dalam persoalan ini. Ia meminta persoalan distribusi beras masuk dalam pengaturan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), sehingga setiap kebijakan Bulog yang menyangkut komoditas strategis Aceh harus mendapat persetujuan pemerintah daerah.

“Kalau semua hanya mengikuti instruksi Bulog pusat tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah, sama saja tidak menghargai Aceh. Harus ada regulasi yang jelas agar hasil Aceh tidak serta-merta dibawa keluar saat rakyat sendiri kesulitan,” tegasnya.

SAPA juga meminta Pemerintah Aceh dan DPRA secara resmi mempertanyakan kebijakan Bulog tersebut, sekaligus memastikan hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Cukupkan dulu untuk Aceh, normalkan dulu harga, baru kirim ke luar daerah. Jangan sampai rakyat kita menderita karena kebijakan yang tidak pro terhadap masyarakat Aceh,” tutup Fauzan. (*)

Berita Terkait

LIRA Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat PT HOPSON, Desak Aparat dan Pemerintah Aceh Segera Bertindak Tegas
IWOI Aceh Sudah 90 Persen Siap Sambut Hari Jadi IWO Indonesia ke-3 di Provinsi Aceh
Rekonsiliasi Terjaga: Momen Salam Komando GAM Pase dan Kapolda Baru di Bumi Serambi Mekkah
IWO Indonesia Siap Bersaing dengan Organisasi Pers Lain Setelah Terdaftar di Dewan Pers
“Kami Bukan Relawan Abadi!” — Ribuan Tenaga Medis RSUDZA Desak Gubernur Aceh Selesaikan Pembayaran TPP dan Jasa Medis
Alamp Aksi Desak Kejati Aceh Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Earmark Rp132 Miliar di Aceh Selatan
Mahasiswa dan Pemuda Guncang Kejati Aceh: Desak Usut Dugaan Korupsi di Poltekkes dan Bimtek Aceh Tamiang
Tolak Penambahan 4 Batalyon di Aceh, Mahasiswa UIN Ar-Raniry: “Ini Melanggar MoU Helsinki”

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:37 WIB

Кто такие поисковые боты и какую задачу они исполняют в поиске

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:50 WIB

Фундамент кибербезопасности для простых юзеров

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:17 WIB

Καλύτερα Online Casino – επισκόπηση και επιλογές για Έλληνες παίκτες

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:17 WIB

Ξένα Καζίνο – Αναλυτική Επισκόπηση & Οδηγός Επιλογής

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:17 WIB

Καλύτερο Online Casino 2025 – Οδηγός Bonus, Απαιτήσεις & Πληρωμές

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:18 WIB

Online Casino – τι πρέπει να ξέρετε

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:54 WIB

Online casino azonnali kifizetés – Mit kell tudni 2024

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:58 WIB

Kaszinók mobilalkalmazás és mobil használati útmutató

Berita Terbaru