Bongkarterkini.com,Takalar sulsel – Pemerintah Kabupaten Takalar resmi memulai pencarian nakhoda baru untuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) periode mendatang. Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., membuka langsung pelaksanaan seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar yang dipusatkan di Laboratorium Komputer Madrasah Aliyah Pesantren Al Qamar, Bajeng, pada Rabu (29/04/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam menjaring figur pengelola zakat yang kompeten. Dalam seremoni pembukaan, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Takalar serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Takalar, menunjukkan adanya pengawasan ketat dari berbagai lini otoritas terkait.
Dalam arahannya, Dr. H. Hengky Yasin menekankan bahwa proses seleks
i ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tahapan krusial untuk melahirkan pemimpin yang memiliki integritas dan kapabilitas mumpuni. Menurutnya, tantangan pengelolaan dana umat ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sosok yang benar-benar berkomitmen tinggi pada kemaslahatan publik.
“Seleksi ini adalah rangkaian penting untuk memastikan calon pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya adalah pribadi yang amanah dan mampu mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat di Takalar,” ujar Wakil Bupati di hadapan para peserta seleksi.
Sisi menarik dari seleksi kali ini adalah pemanfaatan fasilitas teknologi di Pesantren Al Qamar. Penggunaan sistem berbasis digital dalam ujian ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir intervensi manusia, sehingga hasil yang diperoleh bersifat akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat luas.
Kehadiran jajaran Kemenag dan Bagian Kesra dalam proses ini juga mengirimkan pesan kuat mengenai sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. Kolaborasi tersebut memastikan bahwa regenerasi di tubuh BAZNAS tetap berjalan pada koridor regulasi yang berlaku, sekaligus menjaga independensi lembaga zakat tersebut dari kepentingan politik praktis.
Melalui seleksi yang ketat ini, Pemerintah Kabupaten Takalar menaruh harapan besar agar pimpinan BAZNAS yang baru segera tancap gas menjalankan program strategis. Fokus utamanya adalah menyelaraskan visi pembangunan daerah, terutama dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan dan penguatan pemberdayaan ekonomi umat di seluruh pelosok Takalar.(Hs)






























