instagram youtube
logo

Perkuat Tata Kelola Pertanahan, KPK dan Pemprov Sulsel Dorong Integrasi Kebijakan demi Akselerasi Ekonomi

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 10:01 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkarterkini.com, Makassar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (29/4/2026). Mengusung tema “Integrasi Pertanahan, Akselerasi Perekonomian, Wujudkan Tata Kelola Bersih Berkelanjutan,” forum strategis ini mempertemukan seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan, jajaran pemerintah pusat, hingga aparat penegak hukum untuk menyatukan visi dalam membenahi karut-marut sektor agraria.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran KPK di lini pencegahan merupakan angin segar bagi kepala daerah dalam mendapatkan kepastian hukum. Ia menyoroti bahwa sektor pertanahan memiliki potensi luar biasa, di mana 70 persen lahan di wilayah tersebut ditargetkan menjadi sumber pendapatan daerah yang produktif. Gubernur mendorong skema pajak berkeadilan, di mana masyarakat ekonomi lemah mendapat keringanan, sementara sektor usaha besar diwajibkan memberikan kontribusi retribusi yang optimal sesuai aturan yang berlaku.

Langkah tegas juga diambil Pemerintah Provinsi terkait penertiban aset dan bangunan yang melanggar aturan, termasuk gedung-gedung yang berdiri di atas fasilitas umum seperti saluran air. Berkolaborasi dengan Satpol PP dan didampingi KPK serta Kejaksaan, Pemprov Sulsel mengklaim telah berhasil menyelamatkan aset negara senilai Rp8 triliun. Upaya represif yang terukur ini bertujuan agar aset-aset yang selama ini “tertidur” atau dikuasai pihak ketiga secara ilegal dapat kembali dikelola untuk kepentingan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari perspektif pemerintah pusat, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama ATR/BPN RI, Andi Tenri Abeng, mengumumkan bahwa Sulawesi Selatan telah dipilih sebagai pilot project nasional dalam kolaborasi lintas instansi antara ATR/BPN, KPK, dan pemerintah daerah. Fokus utama kerja sama ini adalah percepatan sertifikasi tanah guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus meminimalisir sengketa. Menurutnya, komitmen kolektif ini merupakan fondasi awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan yang kompleks di daerah tersebut.

Dukungan penuh terhadap inisiatif ini datang dari Kabupaten Takalar. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang hadir langsung didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi dan Kepala Inspektorat Muhammad Rusli, menyatakan kesiapannya menjalankan arahan pusat dan provinsi. Mengenakan batik corak krem motif cokelat, Daeng Manye menegaskan bahwa integrasi data pertanahan adalah kunci utama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tingkat kabupaten.

Bagi Kabupaten Takalar, penguatan tata kelola pertanahan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan instrumen penting untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Daeng Manye optimis bahwa dengan kepastian hukum yang lebih baik, iklim investasi di Takalar akan semakin menarik. Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan optimalisasi aset daerah serta memastikan setiap jengkal tanah di wilayahnya memiliki status hukum yang jelas melalui program sertifikasi yang transparan.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai simbol komitmen bersama lintas sektor. Melalui sinergi antara KPK, ATR/BPN, dan pemerintah daerah, diharapkan tercipta sistem pertanahan yang bersih dan berkelanjutan. Langkah ini diyakini tidak hanya akan menutup celah korupsi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang memberikan dampak kesejahteraan nyata bagi seluruh masyarakat Suawesi Selatan. (Hs)

Berita Terkait

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa
Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar
Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”
Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar
Selamatkan Bumi Perkemahan Cadika Gowa: Seruan Lintas Generasi Pertahankan Warisan Pendidikan Karakter
Wujud Empati Bupati Takalar Daeng Manye, Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua Sekda Takalar di Gowa
Sinergi Pemkab dan Forkopimda Takalar Jamin Stabilitas Harga Pangan Menjelang Idul Adha 1447 H
Kunjungi SMKN 5 Takalar, Anggota DPRD Sulsel Fadillah Fahriana Serap Aspirasi Fasilitas Pendidikan dan Nasib Guru

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:22 WIB

Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:46 WIB

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:38 WIB

Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sinergi Pemkab dan Forkopimda Takalar Jamin Stabilitas Harga Pangan Menjelang Idul Adha 1447 H

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kunjungi SMKN 5 Takalar, Anggota DPRD Sulsel Fadillah Fahriana Serap Aspirasi Fasilitas Pendidikan dan Nasib Guru

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:08 WIB

Transformasi Digital Takalar: Bupati Firdaus Daeng Manye Resmi Luncurkan Super Apps “Takalar ONE CLICK”

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:11 WIB

Irup Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026, Bupati Takalar Harap Jadikan Nilai Perjuangan Para Pendiri Bangsa Sebagai Inspirasi Masa Kini

Berita Terbaru

REGIONAL

Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:42 WIB