Bongkarterkini.com, Takalar – Musyawarah Kabupaten (Muscab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Takalar resmi digelar di RM D’Luna, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Sabtu (9/5/2026). Mengusung tema “Satria di Dalam Ring dan di Luar Ring”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah kebijakan, memperkuat organisasi, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan integritas bagi seluruh insan tinju di daerah ini. Acara berlangsung penuh semangat dan dihadiri berbagai elemen penting dunia olahraga, mulai dari pengurus tingkat provinsi, pejabat daerah, hingga para atlet dan pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Takalar.
Kehadiran Ketua Pertina Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Sekretaris Umum Sri Syahril, Ketua KONI Kabupaten Takalar Kompol Alauddin Torki, S.E., M.Si., M.Ikom., perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Muh Arit Sirajuddin, serta para ketua cabor dan atlet menunjukkan tingginya perhatian terhadap perkembangan olahraga tinju. Muscab ini bukan sekadar forum pemilihan pimpinan baru, melainkan wadah evaluasi menyeluruh dan penyusunan rencana kerja yang lebih terarah guna memaksimalkan potensi yang dimiliki Takalar di kancah olahraga, baik tingkat daerah maupun nasional.

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 64.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Dalam sambutannya, Ketua KONI Kabupaten Takalar, Kompol Alauddin Torki, menekankan bahwa Muscab merupakan agenda paling vital bagi organisasi. Menurutnya, momen ini harus melahirkan figur pemimpin yang mampu melakukan pembenahan tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan secara profesional. “Kita berharap Muscab ini melahirkan pemimpin yang mampu memajukan organisasi dan mengangkat kualitas atlet tinju kita. Pembinaan yang terstruktur dan profesional adalah kunci agar kita bisa terus mencetak atlet berprestasi,” ujarnya. Ia juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa dari 39 cabang olahraga yang ada, sebanyak 23 cabor Takalar telah lolos ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sebuah capaian yang menjadi kebanggaan bersama.
Sementara itu, perwakilan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Takalar, Muh Arit Sirajuddin, menilai musyawarah sebagai tahap wajib organisasi untuk meninjau kembali kinerja masa lalu dan merancang langkah lebih baik ke depan. Ia berharap forum ini menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan nyata bagi tinju Takalar. Lebih jauh, ia menargetkan agar Pertina Takalar mampu menggali dan mengasah lebih banyak bibit muda berbakat, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya jago bertanding, tetapi juga bisa mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan resmi.
Sekretaris Umum Pertina Sulawesi Selatan, Sri Syahril, yang sekaligus membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi atas catatan prestasi yang telah ditorehkan atlet tinju Takalar. Ia mencatat bahwa pada ajang Porprov Sinjai Bulukumba, atlet tinju Takalar berhasil meraih empat medali, di antaranya dua medali emas. Capaian ini semakin diperkuat dengan fakta bahwa sebanyak 11 atlet tinju dari daerah ini telah dipastikan lolos untuk berlaga di ajang Porprov mendatang, bukti nyata kekuatan dan kedalaman bakat yang dimiliki.
Sri Syahril juga menegaskan bahwa olahraga tinju wajib menjadi salah satu prioritas utama dalam pembinaan olahraga di Kabupaten Takalar. Ia melihat konsistensi dan keaktifan daerah ini dalam mengikuti setiap kejuaraan di Sulawesi Selatan sebagai modal besar. “Takalar tidak pernah ketinggalan dalam mengikuti kejuaraan dan selalu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Karena itu, kami sangat yakin tinju Takalar akan terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu kekuatan terbesar di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 59.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Dengan berakhirnya Muscab ini, seluruh elemen Pertina Takalar kini memiliki arah yang lebih jelas. Semangat tema “Satria di Dalam Ring dan di Luar Ring” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi pedoman hidup bagi setiap atlet dan pengurus. Langkah pembenahan organisasi dan peningkatan kualitas pembinaan kini menjadi tugas bersama, demi mewujudkan cita-cita menjadikan Takalar sebagai gudangnya atlet tinju berkarakter, berprestasi, dan mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.
(Husaini)






























