Takalar sulsel, Bongkarterkini.com – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi geliat ekonomi di Sulawesi Selatan provinsi Sulawesi selatan.
Di hari bersejarah tersebut, PT Lantang Jaya Mandiri secara resmi mengantongi legalitas hukum dari Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0090463.AH.01.30.Tahun 2026 yang ditetapkan di Kuningan, Jakarta Selatan, oleh Dirjen AHU, Widodo. Kehadiran perusahaan ini diharapkan menjadi simbol “kebangkitan” baru bagi sektor industri lokal untuk menembus pasar nasional hingga global.
Langkah ekspansif PT Lantang Jaya Mandiri ini diperkuat dengan kepatuhan administrasi perpajakan yang sangat solid sejak awal berdiri. Perusahaan telah resmi memegang NPWP Perusahaan: 1000.0000.0974 serta NIK/NPWP Personal: 1000.0000.09748098. Integritas ini dikukuhkan melalui Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Nomor: 5.36630/SKT.WP.CP / KPP 1509/2026 dari Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra), menegaskan komitmennya sebagai entitas bisnis yang transparan dan taat pajak.
Dari sisi operasional, perusahaan ini memiliki peta jalan bisnis yang sangat variatif dengan mengombinasikan sektor digital dan konvensional. Di pilar teknologi dan informasi, PT Lantang Jaya Mandiri bergerak di bidang penerbitan media/surat kabar (KBLI 58130), pembuatan portal web komersial (KBLI 63122), serta industri periklanan (KBLI 73100). Diversifikasi ini dinilai sangat strategis untuk menjawab tantangan era digitalisasi yang berkembang pesat saat ini.
Tidak hanya fokus pada industri kreatif, korporasi ini juga melebarkan sayapnya ke sektor riil yang menyentuh kebutuhan pokok masyarakat. Perusahaan mengamankan izin perdagangan besar bahan makanan hasil pertanian (KBLI 46319), perdagangan alat tulis dan gambar (KBLI 46421), perdagangan besar hasil pertanian dan peternakan (KBLI 46209). Kombinasi multi-sektor ini membuat perusahaan memiliki bantalan ekonomi yang kuat karena tidak bergantung pada satu lini bisnis saja.
Kendati memiliki cakupan bisnis yang berskala luas, perusahaan ini tetap membumi dengan memilih wilayah produktif di daerah sebagai basis operasionalnya. Kantor pusat PT Lantang Jaya Mandiri sengaja ditempatkan di Pandala, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Pemilihan lokasi di luar kota besar ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk mendorong pemerataan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Di balik layar, kepemimpinan korporasi ini dinakhodai oleh Husaini, atau yang akrab disapa Daeng Nappu, seorang sosok lokal visioner yang bertindak sebagai Pimpinan Umum. Dari sudut pandang yang berimbang, format “Perseroan Perorangan” yang diusung membawa fleksibilitas tinggi dalam pengambilan keputusan. Namun di sisi lain, Daeng Nappu dihadapkan pada tantangan besar untuk mengelola manajemen risiko yang ketat agar fokus bisnis tidak terpecah di tengah agresifnya persaingan pasar modern.
Menanggapi peresmian ini, Husaini Daeng Nappu menyampaikan rasa optimisnya dari markas besar perusahaan di Takalar, Selasa (26/5/2026). Ia menegaskan bahwa pemilihan tanggal peresmian yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional bukanlah kebetulan semata, melainkan sebuah refleksi dan janji komitmen dari PT Lantang Jaya Mandiri untuk ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat Takalar dan Sulawesi Selatan ke arah yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat. (*)






























