instagram youtube
logo

FORMADES Akan Laporkan 5 Kepala Desa di Lawe Alas ke Kejaksaan Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

BONGKAR TERKINI

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:59 WIB

50935 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 12 Juli 2025 – Ketua Forum Masyarakat Desa (FORMADES), Muhammad Masir, ST, menyatakan akan melaporkan lima Kepala Desa di Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, ke Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutacane. Langkah ini diambil menyusul dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 dan 2024, termasuk praktik mark-up anggaran serta pelaksanaan kegiatan fiktif.

Menurut Masir, berbagai kegiatan yang menggunakan Dana Desa di sejumlah desa menuai kritik keras dari warga. Masyarakat menilai proses musyawarah desa dan dusun tidak dilakukan secara transparan, bahkan terkesan hanya formalitas yang dikuasai oleh segelintir elite desa.

“Banyak warga yang mengeluh karena tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah. Rapat hanya diikuti oleh kelompok tertentu, biasanya orang-orang dekat kepala desa,” ujar Masir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan kekecewaannya. “Kami masyarakat kecil tidak tahu ke mana Dana Desa digunakan. Kalau ada kegiatan, tidak pernah disampaikan secara terbuka. Musyawarah hanya untuk kelompok mereka saja,” katanya.

Masir menambahkan, salah satu indikasi kuat adanya penyelewengan terlihat dari ketimpangan alokasi anggaran. Ia menyoroti besarnya dana operasional kantor desa dibandingkan dengan anggaran pekerjaan fisik yang justru minim. Selain itu, biaya baliho desa yang mencapai Rp2 hingga Rp4 juta juga dipertanyakan.

“Coba bayangkan, hanya baliho sederhana berbahan spanduk dan tali plastik, tapi dianggarkan jutaan rupiah. Sementara pekerjaan fisik yang seharusnya memakan biaya besar justru dialokasikan kecil. Ini patut dicurigai,” tegas Masir.

FORMADES juga mengklaim telah mengumpulkan sejumlah bukti dan testimoni dari masyarakat yang merasa dirugikan atas dugaan penyalahgunaan anggaran desa tersebut. Mereka mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki dan menindaklanjuti temuan ini.

“Kami akan menyampaikan laporan resmi ke Kejari Kutacane. Sudah terlalu lama masyarakat dibiarkan tidak tahu-menahu soal penggunaan Dana Desa. Sudah saatnya pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar juru bicara FORMADES.

Kasus ini mendapat perhatian luas, mengingat Dana Desa merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. FORMADES berharap langkah hukum ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparatur desa dan penggunaan anggaran negara.

(TIM)

Berita Terkait

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis
Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Ditantang Usut Dugaan Kegiatan Fiktif Dana Desa Bukit Meriah
Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara
Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan
Polsek Lawe Sigala-gala Kawal Pembagian Makan Malam bagi Korban Banjir Bandang di Desa Lawe Tua Persatuan
Polres Aceh Tenggara Gelar Rikkes Berkala TA 2026, Kapolres Turut Ikuti Pemeriksaan
Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:57 WIB

Digitalisasi Pelayanan Publik, Pemkab Takalar Gelar Sosialisasi Aplikasi “Takalar One Click” via Radio

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:52 WIB

Takalar Bersinar di Tingkat Nasional, Disdikbud Raih Penghargaan Bergengsi Hardiknas 2026 

Senin, 25 Mei 2026 - 14:26 WIB

Pemerintah Kecamatan Laikang Pacu Realisasi PBB 2026 Lewat Pendekatan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 07:37 WIB

Gerakan Moral “CADIKA” Menggema: Desak Penyelamatan Ruang Karakter Generasi Bangsa di Gowa

Senin, 25 Mei 2026 - 07:26 WIB

Cetak Sejarah Baru, Keisha Ratu Utami Jadi Wakil Paskibraka Nasional Pertama dari Jeneponto

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:22 WIB

Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:46 WIB

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”

Berita Terbaru