Takalar – Bongkarterkini.com | Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Takalar dugaan penyelewengan dana desa di Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang kab Takalar kembali sorotan setelah kasus sumur bor yang di anggarkan tiga kali dan juga jalan tani ,Ketua GMBI Distrik Takalar, Rahim Sua, menyatakan bahwa dana desa sebesar 20 persen yang seharusnya dialokasikan untuk pertanian dan ketahanan pangan, diduga dialihkan ke badan usaha milik desa(BUMDES) untuk pengadaan kambing dan pembangunan kandang. Hal ini dinilai sebagai bentuk program yang tidak tepat sasaran dan tanpa perencanaan matang.(30/7/2025)
Rahim Sua menjelaskan bahwa anggaran yang digunakan untuk pengadaan kambing mencapai kurang lebih 290 juta rupiah. Menurutnya, langkah tersebut merugikan masyarakat dan bertentangan dengan Juknis penggunaan dana desa. Ia menduga, program tersebut lebih berorientasi pada keuntungan pribadi ketimbang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dana desa seharusnya digunakan untuk program yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat,” tegas Rahim Sua. “Penggunaan dana untuk peternakan kambing tanpa perencanaan yang matang, menunjukkan adanya indikasi penyimpangan.”
Sementara kades Bontoparang saat dikonfirmasi aktif tapi tidak pernah di angkat
Pihak GMBI Distrik Takalar mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat Kabupaten Takalar untuk segera menindaklanjuti laporan ini. Mereka juga meminta Kejaksaan Negeri Takalar untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan penyelewengan dana desa tersebut.
Rahim Sua menambahkan bahwa dugaan penyimpangan ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Desa Bontoparang. Ia menilai Kepala Desa Bontoparang seolah kebal hukum dan sering melakukan berbagai penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
GMBI Distrik Takalar berharap agar kasus ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal proses hukum dan memastikan penggunaan dana desa sesuai dengan aturan yang berlaku serta demi kesejahteraan masyarakat Desa Bontoparang.





























