instagram youtube
logo

Analisis Kasus Kekerasan: Peran Pesantren dalam Menjamin Keamanan Siswa

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:56 WIB

50733 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – Bongkarterkini.com | Kasus penganiayaan yang menimpa Syaril Saputra, seorang siswa kelas 1 SMP di Pondok Pesantren Assalam Timbuseng, telah menjadi sorotan publik dan memunculkan keprihatinan mendalam. Insiden yang terjadi pada 23 Mei 2025 ini tidak hanya menunjukkan adanya kekerasan di lingkungan pendidikan, tetapi juga menggarisbawahi dugaan kelalaian pengawasan dan tanggung jawab oleh pihak pesantren.

 

Ketua Pemantik, Rahman Suwandi Dg Guling, mengecam keras insiden ini dan mendesak pimpinan Pondok Pesantren Assalam untuk mengambil langkah konkret. “Pimpinan pesantren seakan diam membisu dan tidak becus menangani masalah kekerasan di lingkungannya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sikap ini mencerminkan kegagalan lembaga dalam menjalankan peran sebagai pelindung dan pengasuh anak didik.

Syaril, korban yang diduga dianiaya oleh kakak kelasnya, kini harus menghadapi trauma fisik dan psikologis. Ibunya, Hasbiati, mengungkapkan bahwa anaknya menjadi murung dan tidak mau keluar rumah, bahkan enggan kembali ke sekolah. Kondisi ini diperparah dengan kesulitan ekonomi keluarga yang menghambat akses perawatan medis dan pemulihan psikologis yang dibutuhkan.

 

“Pihak pesantren tidak bisa lepas tangan begitu saja,” tegas Rahman Suhadi. Ia mengingatkan bahwa setiap lembaga pendidikan, termasuk pesantren, memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menjamin keselamatan siswanya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Insiden ini adalah bukti nyata bahwa kewajiban tersebut belum sepenuhnya dijalankan,” tambahnya.

 

LSM Pemantik menuntut agar pimpinan Pondok Pesantren Assalam segera mengambil tindakan nyata, seperti memfasilitasi perawatan medis dan dukungan psikologis bagi korban. Kasus ini bukan hanya tentang proses hukum, tetapi juga tentang pemulihan korban.

 

“Kami meminta agar kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh lembaga pendidikan untuk mengevaluasi sistem pengawasan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan bagi anak-anak Indonesia,” tutup Rahman Suwandi.

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar
Wujud Empati Bupati Takalar Daeng Manye, Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua Sekda Takalar di Gowa
Sinergi Pemkab dan Forkopimda Takalar Jamin Stabilitas Harga Pangan Menjelang Idul Adha 1447 H
Transformasi Digital Takalar: Bupati Firdaus Daeng Manye Resmi Luncurkan Super Apps “Takalar ONE CLICK”
Pemerintah Kelurahan Pappa Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng Untuk 334 KPM
Irup Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026, Bupati Takalar Harap Jadikan Nilai Perjuangan Para Pendiri Bangsa Sebagai Inspirasi Masa Kini
Ringankan Beban Dapur Warga, Camat Pattallassang Salurkan Tambahan Kartu KKS Sembako
Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Takalar Perkuat Sinergi Program Lintas OPD

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:26 WIB

Pemerintah Kecamatan Laikang Pacu Realisasi PBB 2026 Lewat Pendekatan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:54 WIB

Audiensi di Komdigi, Bupati Takalar Dorong Program 112, Desa Digital dan Peningkatan Akses Internet

Senin, 25 Mei 2026 - 07:37 WIB

Gerakan Moral “CADIKA” Menggema: Desak Penyelamatan Ruang Karakter Generasi Bangsa di Gowa

Senin, 25 Mei 2026 - 07:26 WIB

Cetak Sejarah Baru, Keisha Ratu Utami Jadi Wakil Paskibraka Nasional Pertama dari Jeneponto

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:46 WIB

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:38 WIB

Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:32 WIB

Selamatkan Bumi Perkemahan Cadika Gowa: Seruan Lintas Generasi Pertahankan Warisan Pendidikan Karakter

Berita Terbaru