Takalar// Bongkarterkini.com – Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) sukses menggelar ajang bergengsi Pemilihan Duta Anak Kabupaten Takalar Tahun 2026. Menjadi wadah strategis dalam pengembangan potensi dan kepemimpinan generasi muda, kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Sabtu (13/6/2026).
Ajang ini sekaligus menegaskan komitmen nyata pemerintah daerah dalam memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak di bumi Butta Panrannuangku.
Suasana kompetitif yang sehat dan penuh kebersamaan begitu terasa sepanjang acara. Ajang tahunan ini diikuti oleh deretan peserta terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Takalar yang sebelumnya telah melewati serangkaian tahapan seleksi ketat. Tidak sekadar berkompetisi, para peserta unjuk gigi menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang komunikasi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga pemahaman mendalam mengenai hak dan perlindungan anak.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas PPKBPPPA Takalar, Herdawati, SKM., M.Kes, yang hadir mewakili Bunda Forum Anak Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bukti nyata dukungan moril pemerintah terhadap penguatan karakter anak sejak dini. Langkah ini dinilai berbagai pihak sebagai investasi sosial yang penting demi menyiapkan pemimpin masa depan yang tangguh.
Dalam sambutan hangatnya, Herdawati menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset paling berharga yang dimiliki bangsa dan memegang peran krusial dalam keberlanjutan pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan ruang publik yang inklusif dan suportif untuk mendorong partisipasi aktif anak dalam menyampaikan aspirasi, mengembangkan bakat, serta membentuk mereka menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Duta Anak diharapkan mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak-hak anak, sekaligus menjadi teladan bagi teman-teman sebaya dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” tegas Herdawati dalam pidatonya yang disambut antusias oleh para hadirin.
Proses penilaian dalam ajang ini dilakukan secara objektif dan berimbang, di mana para dewan juri menguji kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, kreativitas, kepemimpinan, serta komitmen peserta terhadap isu-isu perlindungan anak. Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat pengumuman dan penganugerahan gelar kepada para peserta terbaik yang berhasil menunjukkan potensi, wawasan, dan dedikasi luar biasa. Momen penuh haru dan bangga tersebut disambut tepuk tangan riuh dari para peserta, guru pendamping, dan tamu undangan.
Melalui kesuksesan gelaran ini, Pemerintah Kabupaten Takalar menaruh harapan besar agar dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga inspiratif, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Para Duta Anak yang terpilih nantinya akan mengemban amanah sebagai mitra strategis pemerintah untuk menyuarakan aspirasi anak-anak Takalar, sekaligus menginspirasi generasi sebaya mereka untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjauhi hal-hal negatif.
Keberhasilan Pemilihan Duta Anak Takalar 2026 ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan manifestasi konkrit dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Dengan memberikan ruang partisipasi yang luas dan setara bagi anak-anak, Pemkab Takalar memastikan bahwa suara generasi muda didengar dan dilibatkan sebagai pilar penting dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih inklusif dan sejahtera. (Hs)

























