instagram youtube
logo

#Jokowi Time is Over

BONGKAR TERKINI

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 01:54 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen)

DUA periode kepemimpinan Jokowi telah dicatat sebagai lintasan sejarah bangsa Indonesia yang paling kelam. Kerusakan akibat tangan Jokowi, tidak hanya meliputi seluruh aspek yang menyangkut hajat hidup rakyat, tetapi lebih buruk lagi Jokowi sebagai presiden, tidak mampu menunjukan keteladanan dalam berkata dan bersikap. Jokowi adalah satu-satunya presiden Indonesia yang telah menggadaikan sentiment nasionalisme kepada pihak asing, hanya demi kepentingan mempertahankan kekuasaannya semata.

Dalam penegakan hukum, dengan vulgarnya Jokowi mengerahkan aparat hukum untuk menyandera elite partai politik papan atas, demi ketertundukan seluruh kekuatan politik nasional, kedalam genggaman kekuasaannya. Kegilaan Jokowi tidak berhenti sampai disitu, mengingat jokowi dengan liciknya memasang “satanic trap” untuk menjerat para pejabat negara dan elite politik dalam pusaran mega korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jokowi adalah presiden yang berhasil membangun dinasti politik walau dengan cara-cara inkonstitusional, dalam rangka menjaga kesinambungan kekuasaan nasional.
Jokowi tercatat sebagai satu-satunya presiden Indonesia yang memperoleh predikat presiden terkorup di dunia, oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Jokowi juga mencatat prestasi sebagai presiden yang membangun citra dirinya dari satu kebohongan ke kebohongan lain. Lebih buruk lagi, demi mengamankan kebohongannya, Jokowi menggunakan aparat hukum untuk membrangus para pengusik kebohongan Jokowi. Bahkan patut diduga Jokowi untuk sementara waktu mampu memasung kekuasaan presiden Prabowo, sehingga sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Prabowo hanya melaksanakan kekuasaan minimalis.

Pesan rakyat Indonesia kepada jokowi “sebesar apapun kejahatan yang anda lakukan, tidak akan bisa kuasa. Tetapi sekecil apapun kebenaran, tidak akan bisa binasa”. Demi sebuah perubahan, rakyat siap untuk melawan arus, karena hanya tinja, bangkai dan relawan yang mengikuti arus. Mari kita dukung untuk menyuarakan keseantero negeri #Jokowi Time is Over.

Berita Terkait

Menanti Hujan di Laikang: Saat Retakan Tanah Takalar Menjadi Ujian Kepedulian Negara
Skandal Kacabdin Aceh Selatan, Integritas Pemerintah Aceh Dipertaruhkan
Koruptor Menggurita, Kejahatan Sistemik Ala Kapitalis
Indonesia dalam Keadaan Darurat Teror
Kolonel Purnawirawan Intel yang Tak Lagi Diam
Sinetron Peradilan Tom Lembong dan Kisah Publik Enemy
Silfester, Potret Jokowisme Mixed Political Art
Ketika Rakyat Minta Jokowi Dimakar

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:52 WIB

Takalar Bersinar di Tingkat Nasional, Disdikbud Raih Penghargaan Bergengsi Hardiknas 2026 

Senin, 25 Mei 2026 - 14:26 WIB

Pemerintah Kecamatan Laikang Pacu Realisasi PBB 2026 Lewat Pendekatan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:54 WIB

Audiensi di Komdigi, Bupati Takalar Dorong Program 112, Desa Digital dan Peningkatan Akses Internet

Senin, 25 Mei 2026 - 07:37 WIB

Gerakan Moral “CADIKA” Menggema: Desak Penyelamatan Ruang Karakter Generasi Bangsa di Gowa

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:13 WIB

Mencetak Generasi Qurani, 477 Santri BKPRMI Takalar Resmi Wisuda di Pantai Topejawa

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:22 WIB

Sinergi Lintas Sektor: Aksi Resik Pulau Sanrobengi Demi Masa Depan Wisata Bahari Takalar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:46 WIB

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, secara resmi membuka Webinar Nasional bertajuk “Qurban Syar’i Dan Sehat”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:38 WIB

Dody Riyan Saputra Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan Budaya di Takalar

Berita Terbaru