Takalar// Bongkar terkini.com – Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar, Nasrullah Sijaya, mendapat kepercayaan besar untuk memimpin rombongan PPDI Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju ibu kota. Kehadiran mereka bertujuan untuk menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 PPDI nasional yang akan digelar pada 17 Juni 2026 di Auditorium Utama Balai Makarti Muktitama, Kementerian Desa PDT, Jakarta Selatan. Momen bersejarah ini diproyeksikan menjadi panggung penguatan sinergi perangkat desa secara nasional.
Untuk menyiasati efisiensi dan manajemen waktu, keberangkatan rombongan asal Sulawesi Selatan ini dibagi ke dalam dua gelombang. Rombongan gelombang pertama telah resmi diberangkatkan pada Jumat (14/6) melalui jalur laut menggunakan KM Dharma Kencana VII dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menuju Surabaya. Sementara itu, bagi peserta yang terkendala waktu, gelombang kedua dijadwalkan menyusul menggunakan jalur udara pada 16 Juni 2026 langsung menuju titik kumpul.
Menariknya, perjalanan panjang ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial belaka. Sebelum tiba di ibu kota, rombongan PPDI Sulsel dijadwalkan singgah di Yogyakarta untuk melakukan studi tiru terkait pengelolaan desa wisata yang selama ini sukses menjadi motor ekonomi di sana. Langkah ini dinilai sebagai strategi cerdas untuk membawa pulang cetak biru keberhasilan pengelolaan potensi lokal agar bisa diadaptasi di bumi Sulawesi Selatan.
Tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, agenda di Yogyakarta juga menyasar pada modernisasi birokrasi tingkat bawah.
Rombongan Sulsel akan menggelar diskusi komparatif dengan PPDI Yogyakarta mengenai penerapan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Langkah ini dipandang krusial mengingat tantangan administrasi publik saat ini menuntut pelayanan yang serba cepat, transparan, dan terintegrasi secara daring.
Secara umum, rangkaian kegiatan pra-Harlah ini dirancang dengan tujuan yang jelas: memperkaya wawasan perangkat desa Sulawesi Selatan dalam pengembangan potensi wilayah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui kombinasi teori dan pengamatan langsung, para perangkat desa diharapkan mampu mendongkrak performa desanya masing-masing setibanya mereka kembali dari pulau Jawa.
Setelah merampungkan agenda studi tiru di Yogyakarta, pada Selasa sore, 16 Juni 2026, rombongan akan langsung melanjutkan perjalanan estafet menuju Jakarta. Mereka akan bergabung dengan ribuan perangkat desa dari seluruh penjuru Indonesia yang siap memadati Auditorium Utama Balai Makarti Muktitama demi menyuarakan soliditas dan komitmen membangun negeri dari pinggiran.
Ketua PPDI Kabupaten Takalar sekaligus Pemimpin Rombongan, Nasrullah Sijaya, menegaskan bahwa perjalanan ini memikul tanggung jawab besar bagi kemajuan daerah. “Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi nasional, tetapi juga momentum penting untuk belajar dan berbagi pengalaman. Kami ingin mendorong lahirnya inovasi serta tata kelola pemerintahan desa yang lebih maju, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di Sulawesi Selatan,” pungkasnya optimis. ( Red )



























