instagram youtube
logo

Jamin Kesetaraan Akses Pendidikan, Disdikbud Takalar Pastikan SPMB 2026/2027 Transparan dan Bebas Celah

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:20 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, Bongkarterkini.com – Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen penuh untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan sejak hulu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Takalar, Dody Ryan Saputra, memastikan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 akan berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, dan patuh pada regulasi pemerintah. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Dody di sela-sela peninjauan kesiapan infrastruktur dan panitia SPMB di Kantor Disdikbud Takalar pada Rabu (3/6/2026).

Guna mematangkan jalannya proses seleksi, Disdikbud Takalar mengklaim seluruh tahapan krusial telah dipersiapkan matang dengan melibatkan sinergi kepanitiaan yang solid, baik di tingkat kabupaten maupun di masing-masing satuan pendidikan. Langkah preventif ini diambil demi mengantisipasi kendala teknis lapangan serta menutup celah kecurangan. “Pelaksanaan SPMB harus berjalan sesuai aturan agar seluruh calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Dody secara lugas.

Menariknya, kebijakan SPMB tahun ini menerapkan pendekatan hibrida yang disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur jenjang sekolah. Dody menjelaskan bahwa mekanisme pendaftaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) masih menggunakan sistem offline atau manual, sementara untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah sepenuhnya bermigrasi ke sistem online. Selain perbedaan basis pendaftaran, pemerintah juga memperketat pengawasan kapasitas ruang kelas dengan menetapkan batas maksimal rombongan belajar (rombel), yakni 28 siswa per kelas untuk SD dan 32 siswa per kelas untuk SMP demi menjaga mutu pembelajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk jenjang SMP, persaingan dan pemetaan siswa akan dibagi ke dalam empat jalur penerimaan strategis, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Dari keempat opsi tersebut, jalur domisili diposisikan sebagai karpet merah utama dengan alokasi kuota minimal 50 persen dari total daya tampung di setiap sekolah. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah untuk memprioritaskan anak-anak lokal agar dapat bersekolah di dekat tempat tinggal mereka.

Sementara itu, untuk menjaga keseimbangan dan keadilan sosial, jalur afirmasi dan mutasi dirancang secara spesifik demi mengakomodasi kelompok yang membutuhkan.

Jalur afirmasi ditujukan sebagai jaring pengaman bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang memegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Di sisi lain, jalur mutasi disiapkan khusus untuk memfasilitasi anak guru, tenaga pendidik, serta pegawai instansi yang memiliki surat keputusan penugasan resmi di wilayah sekitar sekolah tujuan.

Menyadari bahwa perubahan sistem sering kali memicu kebingungan di masyarakat, Disdikbud Takalar bergerak progresif dengan menggencarkan sosialisasi masif secara berjenjang. Tidak sekadar menunggu, sejumlah sekolah bahkan mengadopsi metode kreatif “jemput bola” dengan mendatangi kantong-kantong pemukiman warga secara langsung untuk mengedukasi masyarakat mengenai tahapan, syarat, dan jadwal SPMB agar tidak ada calon siswa yang tertinggal informasi.

Komitmen pemkab tersebut diperkuat oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Takalar, Mursalim, yang menyatakan bahwa pihaknya mengawal ketat kepatuhan regulasi di tingkat akar rumput melalui pendampingan intensif ke setiap sekolah dasar dan menengah. Melalui kerja keras dan manajemen yang terukur ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis pelaksanaan SPMB 2026/2027 tidak hanya akan berlangsung lancar dan tertib, tetapi juga mampu menjadi momentum penting dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di seluruh penjuru daerah. ( Hs )

Berita Terkait

Plt Camat Polsel Gerak Cepat Mediasi Klarifikasi Laporan Dugaan Pungutan PTSL
Sinergi Luar Biasa: Kelurahan Patte’ne Jadi Yang Tercepat Rampungkan PBB-P2 100% di Takalar
Bupati Takalar Daeng Manye Kerjasama Dengan Mr.Todd Dias Dari Australia 
Sikapi Teror Busur dan Geng Motor, Camat Mangarabombang Gelar Safari Jumat dan Dorong Sinergi Keamanan
Marbo Tidak Aman Lagi: Akibat Teror Geng Motor dan Busur Hantui Warga
Aksi Nyata Kepedulian Lingkungan, Kepala UPT SMPN 2 Mappakasunggu Pimpin Langsung Gerakan Jumat Bersih
Pimpin PPDI Sulsel, Nasrullah Sijaya Menuju Jakarta: Belajar Digitalisasi dan Desa Wisata Sebelum Harlah Nasional
Manfaatkan Pemutihan Denda dan Diskon Pajak, UPT Pendapatan Takalar Gelar Talkshow 

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:28 WIB

Marbo Tidak Aman Lagi: Akibat Teror Geng Motor dan Busur Hantui Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Pimpin PPDI Sulsel, Nasrullah Sijaya Menuju Jakarta: Belajar Digitalisasi dan Desa Wisata Sebelum Harlah Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Sinergi Desa, Ketua DPC APDESI Merah Putih Takalar Hadiri Rakernas di Banten

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WIB

Jembatani Aspirasi Warga, Investor, Pemkab dan DPRD Takalar Gelar RDP Kondusif Terkait Kawasan Industri Takalar

Senin, 8 Juni 2026 - 17:51 WIB

Insiden Tenggelamnya Pengunjung di Apparalang: Zuljali Walikram Ketua Umum DPP GNPK Lantangkan 6 Tuntutan Tegas Kepada Dispora Bulukumba 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:55 WIB

Bachtiar Adnan Kusuma, Meluruskan Arah Gerakan Literasi di Forum GLN Oleh: Muhammad Nur Rasul (Founder Zigid Indonesia)

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:46 WIB

Soliditas Tanpa Batas, APDESI Merah Putih Takalar Matangkan Strategi Rakernas Lewat Silaturahmi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:09 WIB

KKTP: Apresiasi Raihan WTP Takalar, Ingatkan Dampak Nyata Bagi Kesejahteraan Warga 

Berita Terbaru