instagram youtube
logo

Tak Surut karena WFH, Pemkab Takalar Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung di Kec Laikang

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:52 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, Bongkarterkini.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam melayani dan melindungi masyarakat terbukti tidak luntur, meski sebagian besar aktivitas birokrasi saat ini sedang menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Pembatasan jarak sosial tersebut tidak menjadi sekat pembatas bagi aspek pelayanan publik yang bersifat darurat. Hal ini dibuktikan secara nyata oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar yang tetap terjun langsung ke lapangan demi menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang menjadi korban bencana alam angin puting beliung.

Aksi tanggap darurat ini merupakan respons konkret atas bencana angin puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Laikang pada bulan Mei 2026 lalu. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Takalar, Hj. Herlinah, ST., M.Adm.Pemb, mengungkapkan pada Rabu (3/6/2026) bahwa penyaluran ini adalah langkah taktis pemerintah daerah agar dampak sosial dan ekonomi pascabencana tidak berlarut-larut. “Bantuan logistik telah disalurkan kepada seluruh warga yang terdampak. Total ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan,” ujar Herlinah saat memimpin jalannya pendistribusian.

Berdasarkan data resmi pihak BPBD, peta penyaluran bantuan tersebut tersebar secara proporsional di tiga desa yang mengalami dampak kerusakan paling signifikan. Rincian penerima manfaat tersebut meliputi 1 KK di Desa Cikoang, 4 KK di Desa Punaga, dan 5 KK di Desa Pattopakang. Stimulus logistik yang diserahkan ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi sementara, sekaligus meringankan beban psikologis dan finansial masyarakat yang struktur huniannya mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herlinah menambahkan, pemenuhan logistik ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari desain besar pemulihan pascabencana (disaster recovery). BPBD Takalar berkewajiban memastikan bahwa hak-hak dan kebutuhan dasar warga, seperti ketersediaan pangan dan perlengkapan darurat layak pakai, tetap terpenuhi secara optimal. Penanganan yang cepat ini dinilai sangat krusial untuk mempercepat fase transisi warga dari masa trauma menuju pemulihan lingkungan pemukiman mereka.

Di sisi lain, operasional lapangan yang tetap berjalan di tengah kebijakan WFH ini menunjukkan adanya manajemen krisis yang adaptif di internal Pemkab Takalar. Manajemen menegaskan bahwa isu kebencanaan tidak dapat ditunda atas alasan administratif karena menyangkut langsung keselamatan nyawa dan hajat hidup orang banyak. Oleh sebab itu, seluruh jajaran personel BPBD Takalar tetap mengadopsi sistem kerja hibrida; aktif melakukan koordinasi berbasis digital, melakukan pemutakhiran data secara berkala, hingga melakukan eksekusi penyaluran fisik di titik-titik bencana.

Langkah responsif pemerintah daerah ini pun mendapat respons positif dari masyarakat di Kecamatan Laikang. Sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh jajaran BPBD Kabupaten Takalar. Kehadiran langsung para petugas di lapangan di tengah situasi pembatasan kerja dinilai memberikan rasa aman dan membuktikan bahwa negara tetap hadir mendampingi masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, BPBD Takalar menegaskan komitmennya untuk tidak menurunkan tensi pengawasan terhadap potensi bencana hidrometeorologi di wilayahnya. Ke depannya, penguatan kapasitas mitigasi, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta modernisasi sistem pelayanan kebencanaan akan terus digenjot. Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Takalar bisa mendapatkan penanganan yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran setiap kali situasi darurat terjadi. ( Hs )

Berita Terkait

Plt Camat Polsel Gerak Cepat Mediasi Klarifikasi Laporan Dugaan Pungutan PTSL
Sinergi Luar Biasa: Kelurahan Patte’ne Jadi Yang Tercepat Rampungkan PBB-P2 100% di Takalar
Bupati Takalar Daeng Manye Kerjasama Dengan Mr.Todd Dias Dari Australia 
Sikapi Teror Busur dan Geng Motor, Camat Mangarabombang Gelar Safari Jumat dan Dorong Sinergi Keamanan
Marbo Tidak Aman Lagi: Akibat Teror Geng Motor dan Busur Hantui Warga
Aksi Nyata Kepedulian Lingkungan, Kepala UPT SMPN 2 Mappakasunggu Pimpin Langsung Gerakan Jumat Bersih
Pimpin PPDI Sulsel, Nasrullah Sijaya Menuju Jakarta: Belajar Digitalisasi dan Desa Wisata Sebelum Harlah Nasional
Manfaatkan Pemutihan Denda dan Diskon Pajak, UPT Pendapatan Takalar Gelar Talkshow 

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:28 WIB

Marbo Tidak Aman Lagi: Akibat Teror Geng Motor dan Busur Hantui Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Pimpin PPDI Sulsel, Nasrullah Sijaya Menuju Jakarta: Belajar Digitalisasi dan Desa Wisata Sebelum Harlah Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Sinergi Desa, Ketua DPC APDESI Merah Putih Takalar Hadiri Rakernas di Banten

Senin, 8 Juni 2026 - 18:10 WIB

Jembatani Aspirasi Warga, Investor, Pemkab dan DPRD Takalar Gelar RDP Kondusif Terkait Kawasan Industri Takalar

Senin, 8 Juni 2026 - 17:51 WIB

Insiden Tenggelamnya Pengunjung di Apparalang: Zuljali Walikram Ketua Umum DPP GNPK Lantangkan 6 Tuntutan Tegas Kepada Dispora Bulukumba 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:55 WIB

Bachtiar Adnan Kusuma, Meluruskan Arah Gerakan Literasi di Forum GLN Oleh: Muhammad Nur Rasul (Founder Zigid Indonesia)

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:46 WIB

Soliditas Tanpa Batas, APDESI Merah Putih Takalar Matangkan Strategi Rakernas Lewat Silaturahmi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:09 WIB

KKTP: Apresiasi Raihan WTP Takalar, Ingatkan Dampak Nyata Bagi Kesejahteraan Warga 

Berita Terbaru